Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 November 2016

Ibrahimovic Minta Maaf Absen Lawan Arsenal

Kabar yang tidak enak menimpa para Fans Manchester United, Pasalnya salah satu striker andalan mereka Zlaran Ibrahimovic akan absen dalam laga melawan  Arsenal, Sabtu (19/11) nanti. Ibrahimovic mendapat kartu kuning kelima pada musim ini saat timnya menang 3-1 lawan Swansea City, sehingga harus menjalani skorsing satu pertandingan.


Dari laman resmi Manchester United, pemain asal Swedia itu mengatakan, dirinya ingin selalu tampil kuat dan terus menunjukkan kehebatannya pada setiap laga Iblis Merah. Hal itulah yang membuatnya melakukan ganjalan pada pemain Swansea, Leroy Fer. Atas tindakannya, Ibra dihadiahi kartu kuning wasit, Neil Swarbrick.

“Saya tidak tahu apa yang bisa dijelaskan dari peristiwa itu, karena saya kira saya terlalu lelah dan tidak mendengar wasit,” tutur Ibrahimovic dikutip dari laman resmi Manchester United, Selasa (8/11). Menurut pria 35 tahun, Liga Inggris merupakan liga sepak bola yang sulit. Terutama untuk fisiknya yang sudah menginjak usia 35 tahun.

Namun, Ibrahimovic mengaku harus bersikap profesional dan menerima keputusan. Ibra percaya rekan setimnya serta pelatih Jose Mourinho dapat mengalahkan Arsenal pada pertemuan mereka nanti. Yang pasti, Ibrahimovic meminta permohonan maafnya tidak dapat ikut membela United pada pertandingan itu. “Saya minta maaf diskors untuk pertandingan berikutnya,” tegas dia.

Ibrahimovic tampil mengesankan saat skuat asuhan Jose Mourinho menang lawan Swansea. Ibra mampu mencetak dua gol dari tiga gol yang disarangkan Iblis Merah. Ini membantu sang pemain untuk menjawab kritik setelah puasa gol untuk beberapa pekan bersama United.

Jumat, 28 Oktober 2016

Komentari Wasit, FA Nyatakan Mourinho Bersalah

Pelatih MU, Mourinho akhirnya harus mendapat ganjaran terkait komentarnya menjelang laga melawan Liverpool pada pekan kedelapan Liga Inggris 2016/2017, pada 18 Oktober 2016. Terkait kejadian tersebut FA telah mengambil keputusan dan telah memvonis bahwa Mourinho dinyatakan bersalah terkait komentarnya.

Sebelum laga melawan Liverpool, penunjukan Anthony Taylor sebagai wasit duel tersebut menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, Taylor adalah pria yang lahir dan dibesarkan di Manchester.

Mourinho pun ikut angkat bicara saat itu. "Saya pikir Taylor wasit hebat. Namun saya memprediksi ia akan kesulitan tampil bagus setelah adanya tekanan dari beberapa orang," kata Mourinho seperti dilansir Sky Sports, Senin (17/10/2016).

Usai menyampaikan komentar tersebut, FA langsung melakukan penyelidikan dan memanggil Mourinho untuk meminta penjelasan. Jumat (28/10/2016), FA akhirnya mengumumkan soal keputusannya terkait Mourinho.

"Pelatih MU Jose Mourinho telah didakwa dengan pelanggaran sehubungan komentar yang dia buat sebelum laga melawan Liverpool. Mourinho memiliki waktu hingga Senin, 31 Oktober 2016, untuk merespon keputusan ini," tulis pernyataan di situs resmi FA.

Dalam sebuah peraturan FA, seorang manajer atau pemain tak boleh membuat pernyataan yang menjurus pada intimidasi atau mempengaruhi soal penunjukan wasit sebelum pertandingan dimulai. Sebab, FA ingin menghindari sikap berat sebelah wasit dalam memimpin pertandingan.

Pada Mei 2016, mantan manajer MU, Alex Ferguson, menjadi manajer pertama yang mendapatkan hukuman akibat peraturan tersebut setelah berkomentar soal Howard Webb. Ia menyebut Webb sebagai wasit terbaik di Inggris.

Meski begitu, FA belum memutuskan hukuman apa yang akan diberikan kepada Mourinho. Bukan tak mungkin larangan mendampingi MU dalam pertandingan menjadi hukuman mereka.

Di sisi lain, mendapatkan masalah akibat komentar bukan hal baru bagi Mourinho. Saat masih melatih Chelsea untuk periode kedua di musim lalu, ia sempat mendapat sanksi larangan satu pertandingan dan denda 50 ribu pounds. Saat itu, Mourinho mengatakan wasit takut memberikan hadiah penalti saat The Blues kalah 1-3 dari Southampton.

Ia juga sempat diusir ke tribun saat Chelsea kalah dari West Ham pada Oktober 2015. Selain diusir ke tribun, ia juga dilarang hadir di pinggir lapangan di laga berikutnya, yakni saat menghadapi Stoke City.

Timnas Lawan Vietnam, Lilipaly Siap Tampil

Semakin dekatnya ajang bergengsi Piala AFF 2016, TIm Indonesia pun semakin giat dan semakin memantapkan kemampuan timnya untuk menatap Laga-laga Piala Aff 2016. Salah satu pemain yang masuk dalam daftar 27 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan tim nasional Indonesia di Lapangan Universitas Pelita Harapan, Karawaci akhir pekan ini adalah Stefano Lilipaly.
Daftar tersebut menjadi kerangka tim yang akan dibawa menjalani dua uji coba internasional. Namun, Lilipaly baru bisa bergabung dengan Skuat Garuda ketika menghadapi Vietnam pada 8 November 2016 mendatang.

"Lilipaly rencananya gabung tanggal 6, sebelum melawan Vietnam. Soalnya dia tanggal 4 masih main di Liga Belanda," kata asisten pelatih timnas Indonesia, Wolfgang Pikal saat ditemui di Hotel Yasmin, Karawaci, Jumat 28 Oktober 2016.

Dengan kepastian tersebut, kemudian pemain asal klub Telstar FC tersebut akan absen dalam lima hari pemusatan latihan kali ini. Dia juga takkan ikut berlaga ketika skuat asuhan Alfred Riedl beruji coba dengan Myanmar 4 November 2016.

Pemain berusia 26 tahun tersebut menjadi satu-satunya naturalisasi yang ada dalam Skuat Garuda saat ini. Riedl dalam kesempatan beberapa waktu lalu mengaku ingin menjajal kemampuannya yang saat ini sedang dalam performa positif dengan Telstar.

Persiapan ini sekaligus juga menjadi acuan tim pelatih untuk menentukan pemain yang akan dibawa berlaga pada Piala AFF Myanmar-Filipina 2016 mendatang. Pikal mengatakan, ke-27 nama ini merupakan bayangan tim nanti, meski bisa saja ada perubahan mendadak.

"Kita masih punya dua uji coba, jadi kita lihat kemampuan pemain. Mungkin saja ada perubahan," tutur pria asal Austria tersebut.

Terobosan Riedl di Timnas Indonesia Dapat Apresiasi

Untuk menghadapi Piala AFF, kini TIm Nasional Indonesia bersama sang pelatih Alfred Riedl sedang melakukan persiapan agar bisa meraih hasil maksimal di Piala AFF Myanmar-Filipina pada 19 November 2016 mendatang. Alfred Riedl selaku pelatih juga sudah mengumumkan 40 nama yang didaftarkan ke panitia sebagai dasar skuat utama nanti.
Dari kesemuanya, mayoritas Skuat Garuda diisi oleh pemain muda. Nama-nama kawakan seperti Hamka Hamzah, Raphael Maitimo, Greg Nwokolo, dan Cristian Gonzales dikesampingkan oleh pria asal Austria tersebut.
Mantan pemain timnas Indonesia, Imran Nahumarury justru memberi apresiasi atas keputusan Riedl tersebut. Baginya, terobosan ini menjadi salah satu hal positif dalam membentuk kerangka tim.
Bukan tanpa alasan. Dengan minimnya waktu persiapan, dan aturan setiap klub hanya boleh memanggil dua pemain. Tentu saja Riedl harus pintar-pintar menyusun komposisi pemain dan strategi yang akan digunakannya.
"Saya tidak terlalu banyak berharap, tetapi saya senang Alfred punya kepercayaan kepada pemain muda," kata Imran saat dihubungi VIVA.co.id, Kamis 27 Oktober 2016.
"Bukan masalah hasil, kembali lagi setelah tidak lama tidak bermain di level internasional. Setidaknya kalau memang dia gagal, tetapi dia sudah membentuk kerangka timnas. Menurut saya itu adalah hal positif," katanya.
Setelah dibentuk beberapa bulan lalu, Skuat Garuda sudah menjalani dua pertandingan uji coba. Pertama meraih kemenangan 3-0 melawan Malaysia, dan imbang 1-1 saat menjamu Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Meski menilai ada peningkatan dari sisi semangat juang pemain. Namun, Imran menilai masih ada kekurangan di lini pertahanan. Duet pemain muda Rudolof Yanto Basna dan Fachrudin Aryanto masih terlihat kurang matang.
"Saya lihat di dua pertandingan terakhir ini ada miskomunikasi koordinasi pertahanan. Padahal lini pertahanan itu sangat penting. Harusnya ada pemain yang lebih senior," ujar pria kelahiran Tulehu tersebut.
Persaingan Lini Tengah
Dalam dua uji coba terakhir, Riedl beberapa kali melakukan eksperimen di lini tengah. Di awal pertandingan melawan Malaysia, Bayu Pradana menemani Evan Dimas.
Di babak kedua, Skuat Garuda mengganti skema bermain. Ichsan Kurniawan masuk menggantikan Irfan Bachdim. Dengan skema tiga gelandang, mereka mampu bermain dengan koordinasi yang baik.
Berlanjut ke pertandingan melawan Vietnam. Posisi Bayu di tim utama digantikan oleh Dedi Kusnandar untuk berduet dengan Evan. Dan di pemusatan latihan terakhir, selain Bayu dan Dedi, Riedl juga memanggil satu gelandang bertahan lagi, Rizky Pellu.
Melihat komposisi ini, Imran menilai lini tengah Skuat Garuda memiliki persaingan yang luar biasa. "Saya pikir Alfred punya banyak pilihan, tinggal bagaimana sekarang ini cari pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim," tuturnya.
Munculnya nama-nama baru dalam skuat timnas, diakui oleh pria yang kini berprofesi sebagai komentator sepakbola di televisi nasional itu sebagai buah dari kompetisi yang ada. Dan kepercayaan klub kepada pemain muda pun mulai menampakkan hasil.
"Kompetisi ini banyak melahirkan pemain bagus. Saya pikir Alfred ini sedikit terbantu dengan kompetisi yang berjalan sekarang. Pemanggilan ini kan tak terlepas dari performa mereka di klub masing-masing," ujar Imran.